Back to Articles
August 9, 2026Monadopolis, Monad Blitz Jakarta 2026, Monad, Web3, Blockchain, DApp, Next.js, Supabase, Solidity, Smart Contract, Hackathon, Teuku Vaickal, Ahmad Fadilah, Web3 Indonesia

Monadopolis: Website buatan Teuku Vaickal dan Ahmad Fadilah di Monad Blitz Jakarta 2026

Monadopolis adalah Website buatan Teuku Vaickal dan Ahmad Fadilah untuk Monad Blitz Jakarta 2026: city builder Web3 8-bit di Monad Testnet.

Monadopolis: Website buatan Teuku Vaickal dan Ahmad Fadilah di Monad Blitz Jakarta 2026

Monadopolis: Website buatan Teuku Vaickal dan Ahmad Fadilah di Monad Blitz Jakarta 2026

Pada 8 Agustus 2026, saya, Teuku Vaickal, bersama Ahmad Fadilah mengikuti Monad Blitz Jakarta 2026, sebuah one-day hackathon yang mempertemukan para developer untuk belajar, membangun, dan melakukan deployment aplikasi berbasis ekosistem Monad dalam satu hari.

Acara ini berlangsung dari pagi hingga malam dengan rangkaian sesi pembelajaran, mentoring, hacking, code freeze, pitching, hingga awarding.

Bagi kami, mengikuti Monad Blitz Jakarta 2026 bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mencoba membangun produk Web3 secara langsung dalam kondisi pengembangan yang sangat terbatas oleh waktu.

Dari proses tersebut lahirlah Monadopolis, sebuah Website buatan Teuku Vaickal dan Ahmad Fadilah yang menggabungkan konsep city builder bergaya retro 8-bit, multiplayer realtime, dan teknologi blockchain.

Apa itu Monadopolis?

Monadopolis adalah Web3 multiplayer city builder bertema kota futuristik dengan tampilan visual bergaya 8-bit yang berjalan menggunakan Monad Testnet.

Ide utamanya sederhana:

Bagaimana jika pengalaman menggunakan aplikasi Web3 dibuat lebih menyerupai sebuah game dibanding dashboard blockchain konvensional?

Di dalam Monadopolis, pengguna dapat menghubungkan Web3 wallet, memilih faction, melihat perkembangan kota secara realtime, berkompetisi melalui leaderboard, serta berinteraksi dengan mekanisme berbasis blockchain.

Project ini juga memiliki implementasi smart contract ERC-721 yang digunakan sebagai fondasi untuk konsep Building NFT di Monad Testnet.

Tujuan Pembuatan Monadopolis

Kami membangun Monadopolis untuk mengeksplorasi bagaimana tiga konsep berbeda dapat digabungkan dalam satu aplikasi:

  • Gamification
  • Realtime multiplayer application
  • Blockchain / Web3

Kami ingin membuktikan bahwa sebuah dApp tidak selalu harus terlihat seperti dashboard transaksi, aplikasi DeFi, atau sekadar interface untuk mengeksekusi smart contract.

Blockchain dapat ditempatkan sebagai salah satu bagian dari sistem tanpa harus mendominasi keseluruhan user experience.

Konsep Monadopolis menggunakan pendekatan hybrid architecture.

Data yang membutuhkan perubahan cepat dan sinkronisasi realtime ditangani secara off-chain menggunakan Supabase, sementara fungsi yang membutuhkan interaksi blockchain ditempatkan pada Monad Testnet.

Pendekatan ini membuat aplikasi tetap responsif untuk pengalaman multiplayer sekaligus mempertahankan elemen Web3.

Fitur Utama Monadopolis

Beberapa fitur yang kami implementasikan dalam Monadopolis antara lain:

Web3 Wallet Connection

Pengguna dapat menghubungkan wallet untuk berinteraksi dengan aplikasi dan jaringan Monad Testnet.

Multiplayer Realtime City Skyline

Perubahan dan perkembangan kota dapat disinkronkan melalui sistem realtime sehingga aktivitas pemain dapat tercermin tanpa harus melakukan refresh halaman secara manual.

Faction System

Player dapat memilih faction tertentu sebagai bagian dari mekanisme kompetisi di dalam Monadopolis.

Global Leaderboard

Monadopolis memiliki sistem leaderboard untuk menampilkan progres dan kompetisi antar-player maupun faction.

Supabase Realtime

Supabase digunakan untuk menangani sinkronisasi data secara realtime dan menjadi bagian penting dari arsitektur multiplayer Monadopolis.

ERC-721 Building NFT

Kami juga mengimplementasikan smart contract berbasis standar ERC-721 sebagai fondasi mekanisme Building NFT pada Monad Testnet.

8-Bit Pixel Interface

Salah satu identitas utama Monadopolis adalah desain antarmukanya.

Kami menggunakan pendekatan visual retro dan pixel-style agar aplikasi memiliki karakter yang berbeda dibandingkan mayoritas interface Web3 yang cenderung menggunakan desain dashboard modern.

Tech Stack Monadopolis

Dalam proses pengembangan Website buatan Teuku Vaickal dan Ahmad Fadilah ini, kami menggunakan beberapa teknologi berikut.

Frontend & Application

  • Next.js 16
  • React 19
  • TypeScript

UI & Styling

  • Tailwind CSS
  • Vanilla CSS
  • Custom 8-bit pixel design system

Database & Realtime

  • Supabase
  • PostgreSQL
  • Supabase Realtime
  • WebSocket-based realtime synchronization

Web3

  • Monad Testnet
  • Wagmi
  • Viem
  • MetaMask

Smart Contract

  • Solidity 0.8.28
  • Hardhat
  • OpenZeppelin
  • ERC-721

Arsitektur tersebut memungkinkan aplikasi menggunakan Supabase untuk kebutuhan data realtime sekaligus memanfaatkan Monad Testnet untuk fungsi yang berkaitan dengan blockchain dan smart contract.

Konsep AI pada Monadopolis

Dalam konsep awal Monadopolis, kami juga menyiapkan komponen yang berkaitan dengan AI Quiz dan AI Disaster.

Namun, pada deployment yang digunakan ketika hackathon berlangsung, integrasi AI tersebut kami nonaktifkan.

Kontrolnya masih dapat terlihat sebagai bagian dari desain dan demonstrasi interface, tetapi tidak melakukan request aktif menuju layanan AI.

Keputusan ini diambil agar fokus implementasi tetap berada pada fitur utama yang lebih relevan dengan batas waktu hackathon, khususnya multiplayer realtime dan integrasi Web3.

Pengalaman Mengikuti Monad Blitz Jakarta 2026

Mengembangkan aplikasi dalam hackathon satu hari memberikan tantangan yang berbeda dibanding mengerjakan project dengan timeline normal.

Kami harus menentukan fitur mana yang benar-benar penting, menghindari terlalu banyak scope, melakukan debugging dengan cepat, dan terus mengambil keputusan teknis sepanjang proses pengembangan.

Beberapa hal yang menjadi pengalaman penting bagi kami antara lain:

  • Integrasi Web3 dalam kondisi waktu terbatas.
  • Menghubungkan aplikasi frontend dengan Monad Testnet.
  • Mengelola realtime state menggunakan Supabase.
  • Mengembangkan fitur sambil terus melakukan debugging.
  • Membagi pekerjaan antaranggota tim.
  • Melakukan deployment dan memastikan aplikasi dapat diakses sebelum tahap penilaian.
  • Mendapatkan feedback langsung dari mentor dan developer lain.

Hackathon seperti ini memberikan perspektif yang berbeda karena aplikasi tidak hanya perlu terlihat menarik.

Project juga harus benar-benar dapat dijalankan.

Kami Belum Berhasil Menjadi Pemenang

Pada akhirnya, Monadopolis belum berhasil masuk ke jajaran pemenang utama Monad Blitz Jakarta 2026.

Tentunya kami ingin mendapatkan hasil kompetitif yang lebih tinggi.

Namun, bagi kami proses membangun, debugging, melakukan integrasi Web3, berdiskusi dengan mentor, hingga benar-benar melakukan deployment memberikan pengalaman engineering yang jauh lebih bernilai dibanding hanya berhenti pada sebuah ide.

Project ini tetap dapat kami evaluasi dan kembangkan setelah acara selesai.

Dan setidaknya ada satu pencapaian tambahan yang cukup menyenangkan dari tim kami.

Ahmad Fadilah berhasil terpilih sebagai 1st Social Media Post Winner dan mendapatkan satu set gaming pack yang terdiri dari:

  • Keyboard
  • Mouse
  • Headphone
  • Headphone stand

Jadi, meskipun Monadopolis belum berhasil menjadi pemenang utama hackathon, setidaknya tim kami tidak pulang sepenuhnya dengan tangan kosong.

Dari Ide Menjadi Produk yang Benar-Benar Live

Salah satu hal paling penting dari project ini adalah Monadopolis tidak berhenti sebagai prototype lokal.

Project tersebut berhasil kami deploy dan dapat diakses secara publik.

Hal ini menjadi salah satu prinsip yang terus saya coba terapkan ketika mengembangkan project:

Ideas are valuable, but shipped products teach you more.

Ketika sebuah project sudah benar-benar live, kita mulai menghadapi berbagai persoalan yang sebelumnya tidak terlihat saat development lokal.

Mulai dari konfigurasi environment, deployment, connectivity, realtime synchronization, Web3 wallet integration, hingga bagaimana pengguna sebenarnya berinteraksi dengan aplikasi.

Live Demo Monadopolis

Monadopolis dapat dicoba melalui:

Live Website:
https://monadopolis.fadilweb.my.id/

Source Code Monadopolis

Source code project tersedia secara publik melalui GitHub:

GitHub Repository:
https://github.com/fadilcodes/Monadopolis

Project ini dapat menjadi referensi bagi developer yang ingin mempelajari integrasi beberapa teknologi seperti:

  • Next.js
  • Supabase
  • Realtime Application
  • Solidity
  • Hardhat
  • Wagmi
  • Viem
  • Monad Testnet
  • ERC-721

Tentang Tim

Monadopolis dikembangkan oleh:

Teuku Vaickal

Software developer yang berfokus pada pengembangan web, cloud computing, artificial intelligence, dan eksplorasi teknologi baru termasuk Web3.

Ahmad Fadilah

Web developer dan rekan satu tim dalam pengembangan Monadopolis.

Profil Ahmad Fadilah dapat dikunjungi melalui:

https://profile.fadilweb.my.id/

Tentang Monad Blitz Jakarta 2026

Monad Blitz Jakarta 2026 merupakan hackathon Web3 satu hari yang menjadi bagian dari ekosistem developer Monad.

Peserta mendapatkan kesempatan untuk mempelajari teknologi Monad, membangun aplikasi, mendapatkan mentoring, melakukan deployment, dan mempresentasikan project dalam hari yang sama.

Informasi acara dapat dilihat melalui:

https://luma.com/monad-blitz-jakarta-aug-2026?tk=JP5o7n

Apa Selanjutnya untuk Monadopolis?

Walaupun hackathon telah selesai, Monadopolis tidak harus berhenti di versi hackathon.

Masih terdapat banyak kemungkinan pengembangan yang dapat dilakukan ke depan, misalnya:

  • Memperluas mekanisme multiplayer.
  • Menambahkan lebih banyak jenis building.
  • Meningkatkan sistem faction.
  • Mengembangkan ekonomi dalam game.
  • Menambahkan mekanisme NFT yang lebih komprehensif.
  • Mengaktifkan kembali fitur AI.
  • Meningkatkan sistem leaderboard.
  • Menambahkan achievement dan progression system.
  • Memperbaiki mobile responsiveness.
  • Mengoptimalkan performa aplikasi.
  • Memperkuat smart contract dan security layer.

Dengan fondasi yang sudah tersedia, Monadopolis dapat dikembangkan dari sekadar hackathon project menjadi eksperimen Web3 game yang jauh lebih lengkap.

Penutup

Monadopolis mungkin belum berhasil membawa kami menjadi pemenang utama Monad Blitz Jakarta 2026, tetapi project ini memberikan pengalaman langsung mengenai bagaimana membangun dApp dengan deadline yang agresif, mengambil keputusan arsitektur dengan cepat, dan mengubah sebuah ide menjadi produk yang benar-benar dapat digunakan.

Bagi saya, perjalanan membangun Website buatan Teuku Vaickal dan Ahmad Fadilah ini juga menjadi langkah baru untuk memahami Web3 bukan hanya dari sisi teori, tetapi dari implementasi secara langsung.

Dari Next.js, Supabase, Solidity, hingga Monad Testnet, setiap bagian dari proses tersebut memberikan pengalaman baru yang dapat kami bawa ke project berikutnya.

Hackathon selesai.

Project-nya tidak harus ikut selesai.

Keep learning. Keep building. Keep shipping. ⚡🏙️


Project Links

Monadopolis Live Demo
https://monadopolis.fadilweb.my.id/

Monadopolis GitHub Repository
https://github.com/fadilcodes/Monadopolis

Ahmad Fadilah
https://profile.fadilweb.my.id/

Monad Blitz Jakarta 2026
https://luma.com/monad-blitz-jakarta-aug-2026?tk=JP5o7n


Keywords: Monadopolis, Website buatan Teuku Vaickal dan Ahmad Fadilah, Monad Blitz Jakarta 2026, Monad, Web3, Blockchain, Next.js, Supabase, Solidity, Smart Contract, Web3 Indonesia